ku tulis namamu dengan darahmu
ku ukir namamu ditubuh ku
kusayat dagungku tuk mengurangi rasa sakit ku
ku teteskan air mata tuk mengenangmu
ku langkahkan kaki ku kebara api yang menyala
tuk menjauh dan mendekatimu
ku dapat surga dan neraka darimu
ku dapat bahagia dan sedih darimu
tapi kau hanya ilusi
yang kan hilang dalam kesadaran
hingga dapat bertemu kembali
dalam dunia mimpi
yang penuh dengan ilusi
ku harap tu kan jadi nyata
dalam dunia fana
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar